Selamat Dari Kecelakaan Kereta Api….

December 1, 2010 at 2:39 pm (Uncategorized)

Ini terjadi pada tahun 2002 ketika saya dan keluarga melakukan tradisi tahunan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia yaitu mudik. Tujuan kami adalah Klaten Jawa Tengah,  awalnya berjalan sesuai rencana kami berangkat dari stasiun Gambir dan sampai di  stasiun Jogjakarta dengan selamat dan tiada kurang suatu apapun. Beberapa hari kami lewati di Klaten untuk merayakan hari raya Idul Fitri disana.

Beberapa hari setelah hari raya Idul Fitri kami memutuskan untuk kembali ke Bekasi, namun entah mengapa yang biasanya kami berangkat dari stasiun Jogjakarta  kini kami harus berangkat dari stasiun Solo dikarenakan kehabisan tiket dan jadwal libur sekolah pada waktu itu hampir selesai jadi kami menggunakan kereta yang berangkat dari stasiun Solo pada waktu itu kami mengggunakan jasa dari kereta api Argo Dwipangga yang jadwal keberangkatannya malam hari.

Mungkin firasat atau pertanda sesuatu saya pribadi enggan untuk pulang ke Bekasi dengan alasan masih betah, maklum waktu itu saya berumur  11 tahun, tapi apa daya saya harus pulang dengan orang tua ke Bekasi karena tuntutan jadwal sekolah yang hampir dimulai setelah libur lebaran. Ketika kami masuk kedalam kereta saya merasa tidak nyaman dangan kaca kaca gerbong yang retak hampir pecah dan posisi kami yang mendapatkan tempat duduk di gerbong yang paling belakang karena selama menggunakan jasa kereta api kami selalu mendapat tempat duduk di gerbong paling depan tapi saya tak berani mengungkapkannya.

Lalu berankatlah kami meninggalkan stasiun Solo menuju stasiun Gambir, dengan hati gelisah saya berdoa dalam hati berharap tidak terjadi apa-apa. Dan ternyata kegelisahan saya terbukti, ketika kami semua terlelap sekitar jam satu dini hari gerbong yang kami naiki tiba tiba berhenti seperti menabrak sesuatu di daerah Prembun Kab. Kebumen. Spontan kami yang ada didalam gerbong panik karena lampu didalam gerbong mati. Kami memutuskan untuk keluar dari gerbong dan ternyata kami berada diatas bukit buatan yang dibawahnya terdapat sawah dan kami harus bejuang menurini gerbong dan berhati hati menuruni bukit buatan tersebut  karena membawa barang barang yang terbilang banyak.

Dan ketika kami berhasil menuruni bukit buatan tersebut saya baru sadar bahwa kereta yang kami naiki itu ternyata anjlok dikarenakan ada truk yang mengangkut orang nekat melintas dibawah jembatan rel kereta api dan tersangkut dibawah rel kereta api karena tinggi truk melebihi tinggi dari jembatan tersebut alhasil  rel kereta api bergeser 37 cm dari posisi semula. Kami bersyukur masih bisa selamat dari kejadian itu karena gerbong kami berada tepat sebelum melintasi jembatan itu, dan saya pun sempat melihat gerbong-gerbong yang ada di depan gerbong kami berserakan di sawah dan lokomotif kereta terbakar hebat karena terpental dari rel.

Pada kejadian ini setidaknya ada 6 orang tewas ( 5 penumpang kereta dan  1 penumpang truk) dan ratusan orang luka luka, lalu kami dialihkan ke kantor desa setempat hingga kereta pengganti datang, tak lama kereta pengganti pun tiba dan kami diantar ke stasiun Jatinegara Jakarta Timur.  Saya bersyukur tidak terjadi apa apa pada saya dan keluarga dan selamat tanpa kurang suatu apapun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: